Dari pagi sampai siang sang mentari gak berani
menampakkan diri dengan gagah, bukan muram tapi bumi bernuansa teduh. Menjelang
sore awan mendung siuman dan dari kejauhan mulai menampakkan diri, terus
bergerak dan menyebar seakan tergesa-gesa ingin membasahi bumi. Yang tak kalah
garang adalah angin, dia membawa awan mendung ke segala penjuru sampai
bergulung-gulung dan bergelombang, hempasannya membuat pepohonan terjaga. Sore
harinya langit gelap dipenuhi awan mendung, dan hujan pun turun sebagai
anugerah meski menutup keindahan memerahnya langit di saat senja. Harmoni alam
yang berkesan pada musim penghujan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar